+62 541 282 334

Gabble 101: Cara Mengerjakan Tugas di Google Classroom

Gabble 101: Cara Mengerjakan Tugas di Google Classroom

Gabble 101: Cara Mengerjakan Tugas di Google Classroom

Assalamu ‘alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Kembali bersama saya dalam sesi Gabble 101 kali ini. Sekarang saya mau membahas tentang bagaimana cara mengerjakan tugas di Google Classroom. Saya mohon maaf karena belum bisa menyusun tutorial versi mobile karena belum punya smartphone #curcol #hint #hardcode. Oke, langsung saja.

Buka Menu Utama Classroom

Menu utama Classroom ada di pojok kiri atas, jika kalian buka dari desktop.

classroom-home

Ini tampilan halaman Home dari Classroom. Kayaknya familiar, ya? Alhamdulillah, artinya udah baca artikel sebelumnya.

Sebelum masuk ke isi menunya sendiri, perhatikan dulu halaman ini deh. Saya buka halaman ini dari akun saya sebagai Guru. Nah, di sini terlihat kelas-kelas yang saya AMPU dan yang saya IKUTI. Bisa bedain, nggak, mana yang saya ampu dan mana yang saya ikuti? Pinter… Yang saya ikuti ada foto guru yang bersangkutan sementara yang saya ampu tidak ada foto gurunya karena cuman saya guru di kelas-kelas yang saya buat. Tapi sebenernya di Classroom ini ada fitur team-teaching yang akan saya bahas di kesempatan lain. Lanjut.

Ini tampilan menu utama Classroom. Dari sini kita bisa lihat kelas apa saja yang kita ikuti. Ada link ke halaman tugas juga.

Ini tampilan menu utama Classroom. Dari sini kita bisa lihat kelas apa saja yang kita ikuti. Ada link ke halaman tugas juga.

Berhubung pembahasan kita kali ini adalah bagaimana mengerjakan tugas di Classroom, langsung kita klik saja Assignments (Tugas) di bagian Enrolled (Anda terdaftar di mata pelajaran).

Pilih Tugasnya

Di halaman Assignments alias Tugas ini terdaftar seluruh tugas yang “Perlu Diselesaikan” (To-do) dan yang sudah “Selesai” (Done). Saya mohon maaf sekali karena gambarnya pake Bahasa Inggris. Entah (1) akun Google saya yang untuk Gabble ini sepertinya pernah saya seting supaya default ke Bahasa Inggris atau (2) akun Google saya yang untuk Gabble ini diseting default ke Bahasa Inggris oleh Pak Admin (which is saya sendiri); saya nggak begitu ingat.

Yang belum selesai muncul di tab ini. Yang sudah kita tandai selesai, muncul di tab sebelahnya.

Yang belum selesai muncul di tab ini. Yang sudah kita tandai selesai, muncul di tab sebelahnya.

Di tab ini terlihat mana tugas yang sudah lewat deadline (Late, yang versi Bahasa Indonesia mungkin “telat”, “kelewat batas”, atau apalah yang sejenisnya) dan mana yang belum lewat (kelihatan kapan deadline-nya). Dalam contoh di atas, ada satu tugas yang sudah lewat deadline dan satu tugas lagi yang deadline tanggal 13 Juni. Silakan klik tugas yang ingin dikerjakan, dalam hal ini kita pilih yang sudah Late sambil berharap ampunan dari guru yang bersangkutan.

Kerjakan Tugasnya dan Kumpulkan Hasilnya

Setelah mengeklik link tugas, kita akan dibawa ke halaman tugas tersebut yang menampilkan tab “Your Work” alias “Tugas Anda”.

Yah... Sudah ada komentarnya ternyata. Baguslah, silakan dibaca, ya.

Yah… Sudah ada komentarnya ternyata. Baguslah, silakan dibaca, ya.

Di versi Bahasa Indonesia, “Mark as Done” jadi “Tandai Sebagai Selesai”. Terdengar janggal memang, tapi ya sudahlah.

Tugas sekolah di Classroom sama beragamnya dengan tugas sekolah di kehidupan nyata, tergantung kreativitas guru yang bersangkutan. Nah, untuk melihat bagaimana sang guru menghendaki tugasnya diselesaikan, silakan klik tab Instructions aka Petunjuk (itu lho yang ada di sebelah Your Work di bagian teratas halaman).

Cukup jelas.

Cukup jelas.

Sekali lagi, bagi para guru, mohon ketika memposting tugas, bagian petunjuk pengerjaan ini dibuat sejelas mungkin. Jika perlu link, sertakan link-nya. Jika harus mengunggah berkas, beri tahukan kepada para siswa. Jika harus mengisi form, sertakan link Google Form-nya. Saya yakin para guru lebih paham. (Amin.)

Nah, hampir saya lupa maksud utama bagian ini. Oke, karena tugas bisa jadi sangat beragam, maka Classroom menyediakan berbagai macam cara mengerjakan dan mengumpulkan tugas. Kita lihat satu-satu.

Mengunggah Berkas atau Menyertakan Link

Pada halaman tab “Your Work” atau “Tugas Anda”, tepat di bawah judul tugas, Anda dapat melihat tombol drop-down “Add” atau “Tambahkan”. Nah, ada dua hal yang bisa ditambahkan sebagai bentuk pengerjaan tugas para siswa: (1) link dan (2) file.

Jika tugas yang dikumpulkan hanya berupa link, cukup klik Add > Link (atau Tambahkan > Tautan) dan kopas link-nya.

Jika tugas yang dikumpulkan hanya berupa link, cukup klik Add > Link (atau Tambahkan > Tautan) dan kopas link-nya.

Jika yang ingin ditambahkan adalah file, maka tersedia dua cara, yaitu:

Unggah file dari komputer

Unggah file dari komputer

Tambahkan file dari Google Drive

Tambahkan file dari Google Drive

Semuanya bisa diakses dengan mengeklik menu drop-down Add alias Tambahkan.

Membuat Berkas

Anda juga bisa membuat file tugas langsung dari halaman “Tugas Anda” alias “Your Work”. Caranya cukup dengan klik Create (Buat) > tipe dokumen yang diinginkan. Terdapat empat pilihan: dokumen teks, presentasi, spreadsheet, dan gambar vektor.

Document kurang lebih seperti file MS Word, Spreadsheet seperti MS Excel, Presentation seperti MS PowerPoint, dan Drawing seperti CorelDraw. Seperti, tidak sama persis.

Document kurang lebih seperti file MS Word, Spreadsheet seperti MS Excel, Presentation seperti MS PowerPoint, dan Drawing seperti CorelDraw. Seperti, tidak sama persis.

File yang dibuat langsung di halaman ini akan tampak sebagai link yang kemudian dapat Anda (dan guru Anda) edit sebelum dikumpulkan dengan mengeklik “Turn In” yang dalam Bahasa Indonesia adalah “Serahkan”.

Jangan lupa diselesaikan dulu dokumennya, baru disetor.

Jangan lupa diselesaikan dulu dokumennya, baru disetor.

 

Jika tugas telah benar-benar selesai. Yang perlu diisi, diisi sampai tuntas. Yang perlu dikumpul, sudah dikumpul dan dipastikan ada di dalam folder tugas yang bersangkutan di Google Drive. Langkah berikutnya adalah memberi tanda “Done” atau “Selesai” pada tugas Anda.

Tandai Tugas yang Telah Diselesaikan

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, caranya adalah dengan mengeklik “Mark as Done” atau “Tandai sebagai Selesai”.

Classroom mastiin dulu ini beneran selesai apa, nggak, soalnya nggak ada file yang disertakan.

Classroom mastiin dulu ini beneran selesai apa, nggak, soalnya nggak ada file yang disertakan.

Jika bentuk tugasnya adalah mengisi form seperti di contoh kita kali ini, maka jelas saja tidak ada file yang perlu diunggah. Nah, ketika Classroom meminta konfirmasi seperti di atas, Anda bisa menyertakan pesan pribadi untuk guru yang bersangkutan demi sekedar menjelaskan bahwa Anda sudah menyelesaikan tugasnya.

Selain di sini, Anda juga bisa mengirimkan pesan pribadi kepada guru yang bersangkutan kapan saja melalui fitur “Add private comment…” atau “Tambahkan pesan pribadi…” sebagaimana yang dapat Anda lihat pada gambar-gambar sebelumnya.

Tanda selesai pada tugas bisa diurungkan; kali-kali aja ada yang perlu direvisi.

Tanda selesai pada tugas bisa diurungkan; kali-kali aja ada yang perlu direvisi.

Jika suatu saat nanti ternyata tugas kalian perlu direvisi atau ada yang perlu ditambahkan, penandaan selesai ini bisa diurungkan dengan mengeklik “Unsubmit”. Entah apa padanannya dalam Bahasa Indonesia, mungkin “Urungkan”, “Tarik Kembali”, pokoknya silakan cari yang maknanya serupa dengan kata-kata ini atau ingat saja di mana posisi tombolnya.

AKHIRNYAAA… Demikian tadi langkah-langkah penyelesaian tugas di Google Drive. Kita review lagi, ya.

  1. Pilih tugasnya.
  2. Kerjakan tugasnya dan kumpulkan hasilnya.
  3. Tandai tugas yang telah diselesaikan.

Ketiga langkah dasar ini harus dikerjakan, tidak boleh ada yang ketinggalan. Oke? Selamat ber-Classroom ria!

Jumaidil Awal
Jumaidil Awal adalah the most misunderstood man in the world, coming from the most misunderstood country in the world (baca: Indonesia). Meskipun bernama Jumaidil Awal, ia lahir di bulan Rabiul Awal. Meskipun pernah disangka sebagai orang Jawa oleh beberapa orang Jawa, ia sebenarnya adalah orang Bugis. Ia jarang tertawa karena lelucon orang lain, bukan karena tidak menghargai. Terakhir kali dia tertawa karena lelucon orang, orang itu merasa terhina. Anyway, jika tidak sedang mengajar Kimia, suami satu istri ini kadang mengajar Fisika, Matematika, UMMI, atau malah Bahasa Inggris.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>