+62 541 282 334

Gabble 101: Aktivasi akun Google Guru & Siswa SMA Islam Bunga Bangsa

Gabble 101: Aktivasi akun Google Guru & Siswa SMA Islam Bunga Bangsa

Gabble 101: Aktivasi akun Google Guru & Siswa SMA Islam Bunga Bangsa

Assalamu ‘alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Ini postingan pertama saya sebagai diri saya sendiri dan bukan Bapak Tukang Bata. Baik, kali ini saya akan menunjukkan kepada hadirin sekalian tentang bagaimana mengaktifkan akun Google Sekolah Islam Bunga Bangsa.

Kunjungi Portal

Portal web kita dapat dikunjungi di http://www.ibb.sch.id/

01-kunjungi-portal-web-sekolah-islam-bunga-bangsa

Tampilan halaman utama (dan satu-satunya) http://www.ibb.sch.id/

 

Klik Icon Gmail

Jika gagal, bisa kunjungi alamat http://gabble.ibb.sch.id/.

02-klik-icon-gmail

Klik icon Gmail, yang gambar amplop surat.

 

Masukkan Alamat Email Lengkap

Setelah mengeklik tadi, Anda seharusnya sudah ada di halaman yang tampak familiar ini, halaman login akun Google. Silakan masukkan alamat email yang sudah diumumkan di sekolah (alamat email yang ujungnya “ibb.sch.id”).

03-masukkan-alamat-email

Silakan masukkan alamat email ibb.sch.id Anda di sini.

 

Masukkan Password

Karena ini kali pertama Anda login, maka silakan gunakan password yang saya umumkan di sekolah. Segera setelah login perdana, biasanya Anda akan diminta ganti password. Silakan gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

Dalam contoh yang menggunakan salah satu akun siswa ini foto profilnya sudah ada karena akun ini sudah pernah saya pakai untuk tes fitur sebelumnya.

Dalam contoh yang menggunakan salah satu akun siswa ini foto profilnya sudah ada karena akun ini sudah pernah saya pakai untuk tes fitur sebelumnya.

Kelola Akun

Setelah berhasil login (dan mengganti password bila diminta), silakan lanjut kelola akun Anda. Hal-hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengganti password (jika belum), mengunggah foto profil, dan menetapkan signature (tanda tangan) email.

Perhatikan bulatan-bulatan petunjuk dan persentase progres Anda di bawah. Usahakan itu semua dituntaskan.

Perhatikan bulatan-bulatan petunjuk dan persentase progres Anda di bawah. Usahakan itu semua dituntaskan.

Tanda bahwa akun email yang Anda masuki sudah benar adalah logo SMA Islam Bunga Bangsa di ujung kiri atas.

Mulai Gunakan Classroom

Setelah akun Anda selesai di-setup, silakan kunjungi https://classroom.google.com/ (atau bisa juga via www.ibb.sch.id > klik logo Gabble) untuk langsung menggunakan Google Classroom sebagai Guru (jika Anda adalah guru atau staf) atau Siswa (jika Anda adalah siswa). Jangan sampai salah klik karena sekali Anda masuk sebagai Siswa, selamanya Anda adalah siswa.

Ini adalah tampilan beranda Classroom untuk Siswa.

Ini adalah tampilan beranda Classroom untuk Siswa.

Anda lihat tanda “+” yang di-hover oleh cursor dalam gambar di atas? Nah, baik Guru maupun Siswa sama-sama punya tanda itu di sebelah alamat email mereka di pojok kanan atas. Untuk Guru, Anda dapat menambahkan kelas yang Anda ampu atau bergabung ke kelas milik guru lain sebagai SISWA (benar, Anda tidak salah baca). Namun untuk Siswa, kalian hanya bisa bergabung ke kelas milik para guru dengan memasukkan kode unik ATAU memenuhi undangan guru yang bersangkutan sebagaimana yang dicontohkan dalam gambar di atas.

Pada gambar di atas, ada kelas “Fisika 2″ yang diampu oleh Pak JumXXXAwaXXX dalam daftar kelas yang diikuti oleh si Siswa. Karena prosedur keikutsertaan dalam kelas Fisika 2 berbasis undangan (tidak bisa gabung via kode), maka si Siswa hanya punya pilihan TOLAK atau GABUNG.

Sebagai siswa yang baik, sudah sewajarnya si Siswa mengeklik tombol GABUNG. Namun, apabila bagi si Siswa desiran adrenalin berada di atas segalanya, bahkan keselamatan pribadi sekalipun, maka sungguh tak ada salahnya jika si Siswa mencoba mengeklik tombol TOLAK.

Jumaidil Awal
Jumaidil Awal adalah the most misunderstood man in the world, coming from the most misunderstood country in the world (baca: Indonesia). Meskipun bernama Jumaidil Awal, ia lahir di bulan Rabiul Awal. Meskipun pernah disangka sebagai orang Jawa oleh beberapa orang Jawa, ia sebenarnya adalah orang Bugis. Ia jarang tertawa karena lelucon orang lain, bukan karena tidak menghargai. Terakhir kali dia tertawa karena lelucon orang, orang itu merasa terhina. Anyway, jika tidak sedang mengajar Kimia, suami satu istri ini kadang mengajar Fisika, Matematika, UMMI, atau malah Bahasa Inggris.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>